Tuesday, February 18, 2014

Cacingan Pada Kucing dan Cara Mengobatinya

Penyakit cacingan bukan hanya terjadi pada manusia, tapi juga bisa terjadi pada berbagai hewan termasuk juga kucing. Berikut ini beberapa gejala dan cara menyembuhkan kucing yang cacingan.

Cacing yang paling sering menyerang kucing adalah dari jenis cacing gelang dan kucing pita. Gejala kucing yang terkena cacingan biasanya tidak disadari oleh pemilik kucing. Biasanya pemilik kucing akan tahu bahwa kucing terkena cacingan jika terlihat adanya gejala klinis yang ditimbulkan, seperti perut kucing buncit dan muntah-muntah keluar cacing.

Akibat yang ditimbulkan dari gejala ini biasanya kucing akan kehilangan nafsu makan, kehilangan berat badan, batuk, diare dan muntah-muntah cukup sering. Selain pada muntahan, cacing juga bisa terlihat pada kotoran si kucing.


Obat kucing cacingan

Banyak sekali obat cacing yang beredar dipasaran. Namun tidak semua obat cacing tersebut cocok bagi semua cacing (mengingat banyak sekali jenis cacing). Jika Anda membeli obat cacing di toko ada yang berbentuk cair ataupun tablet.

Untuk dosisnya silahkan baca aturan pakai pada kemasan atau dapat dikonsultasikan dengan ahli/dokter. Pemakaian obat cacing harus hati hati karena obat cacing termasuk obat keras/obat kimia.

Berikut ini beberapa jenis obat cacing yang beredar dipasaran:
  • Drontal Cat (Bayer): mengandung bahan pyrantel dan prazyquantel, Paling baik digunakan pada kucing, dapat membasmi cacing pita dan cacing gelang, Bisa dibeli di petshop atau dokter hewan.
  • Drontal Plus (Bayer) : mengandung bahan prazyquantel, pyrantel dan febantel. Biasa digunakan pada dog, namun bisa juga diberikan pada kucing (dosis disesuaikan).
  • Combantrin (Pfizer) : mengandung bahan pyrantel, hanya dapat membasmi cacing gelang, dapat dibeli di apotik
  • Vermox : mengandung bahan mebendazole, hanya dapat membasmi cacing gelang, dapat dibeli di apotik.

Catatan: Jangan memberikan obat cacing kepada kucing yang sedang hamil karena bisa merusak janinnya.

Selain dengan obat cacing, Anda juga bisa mengobati kucing Anda yang cacingan secara alami. Anda bisa membaca caranya pada ebook Kucing Muntah dari www.kucingmuntah.com. Dulu kucing saya pernah mengalami muntah cacing, namun sekarang sudah sembuh dan tidak cacingan lagi.

Saturday, February 15, 2014

Kucing Muntah Cacing

Apakah kucing Anda pernah mengalami muntah-muntah dan mengeluarkan cacing? Kucing yang muntah-muntah cacing sangatlah mengerikan dan juga menjijikan jika dilihat. Ketika kucing muntah cacing biasanya akan terlihat makanan yang dimuntahkan dan juga didalamnya terdapat cacing yang biasanya warna putih seperti mie/spaghetty.

 Cacing dari muntahan kucing

Jika kucing Anda juga mengalami masalah pernapasan seperti kucing terlihat sesak napas, bisa jadi itu diakibatkan oleh cacing paru-paru (lungworm) yaitu cacing yang mengganggu pada saluran pernapasan. Kucing yang mengalami cacingan biasanya juga disertai dengan diare dan muntah-muntah cukup sering, dan dalam muntah atau kotorannya akan mengeluarkan cacing.

Penularan Cacing Pada Kucing

Mungkin Anda penasaran, bagaimanakah cacing tersebut bisa masuk ke tubuh kucing. Dalam banyak kasus, larva cacing biasanya berasal dari kucing lain yang sudah terinfeksi, misalnya dari induk kucing yang cacingan akan menularkan larva cacing ke anaknya melalui air susu ibu kucing, sehingga anak kucing tersebut juga terkena cacingan.

Penyebab lainnya yaitu jika kucing memakan hewan lainnya seperti tikus dan didalam tubuh tikus tersebut terdapat telur cacing can pindah ke tubuh kucing. Ketika telur cacing berada dalam tubuh kucing maka lama kelamaan akan tumbuh menjadi cacing dewasa dan bertelur didalam tubuh kucing sehingga kucing tersebug cacingannya semakin parah.

Ketika kucing mengalami cacingan yang sangat parah, kucing akan kehilangan nafsu makan, kekurangan nutrisi dan bisa menybabkan kematian jika kondisinya semakin parah. Kucing yang sering muntah-muntah cacing sebaiknya segera diobati.

Untuk menjaga kucing tidak terkena cacingan, pastikan makanan yang diberikan pada kucing adalah makanan yang bersih dan tidak terkontaminasi bakteri. Bersihkan tempat buang air kucing secara berkala, cuci dengan sabun anti kuman agar telur dan larva cacing bisa hilang.

Pengobatan pada kucing yang cacingan biasanya dilakukan dengan cara memberi obat cacing yang banyak dijual di toko hewan peliharaan atau di dokter hewan. Namun biasanya obat tersebut hanya akan membunuh cacing dewasa dan tidak membunuh semua telur cacing, sehingga Anda harus memberi kucing obat cacing setiap beberapa bulan agar cacing-cacing baru bisa dibasmi.

 Si kucing hitam

Jika Anda ingin mengobati kucing yang muntah cacing secara alami tanpa obat-obatan, saran saya bacalah ebook cara mengatasi kucing muntah yang ada pada website www.kucingmuntah.com. Dulu kucing saya juga sering sekali muntah-muntah cacing, namun sekarang sudah tidak lagi.

Recent Comment